5 DPD Terpilih Desa Muara Payang Di Pertayakan

“Sejumlah kalangan mempertanyakan penetapan calon terpilih Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Muara Payang Kecamatan Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan.

Hal itu lantaran Panitia dalam menetapkan calon BPD terpilih tidak menyertakan 1 orang perempuan sebagaimana yang tercantum dalam Peraturan Mentri Dalam Negri nomor 110 tentang BPD pasal 8 ayat 1 bahwa, Pengisian anggota BPD berdasarkan keterwakilan perempuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 6 huruf b dilakukan untuk memilih 1 (satu) orang perempuan sebagai anggota BPD.

“Camat Kecamatan Seginim Ibu Mardalena, S. Pd., M.Si saat ditemui awak media di ruang kerjanya mengatakan, sampai saat ini pihak Kecamatan belum menerima berkas pengajuan calon BPD terpilih dari Desa Muara Payang. Tetapi dirinya tidak menampik kalau ada kabar yang beredar bahwa penetapan calon BPD terpilih tidak menyertakan keterwakilan Perempuan.

“Hasil pemilihan calon BPD terpilih Desa Muara Payang sampai hari ini belum di ajukan ke Kecamatan, terkait ada kabar, bahwa Panitia dalam menetapkan calon BPD terpilih tidak menetapkan keterwakilan Perempuan, kami dari Pihak Kecamatan akan melakukan evaluasi terlebih dahulu, intinya penetapan calon terpilih itu harus mempedomani aturan, jangan melangkahi aturan” tegas Mardalena, S. Pd., M.Si.

Ditempat terpisah, saat di konfirmasi awak media, Gunawan selaku Ketua Panitia Pemilihan Calon BPD Desa Muara Payang Kecamatan Seginim menjelaskan, Panitia pemilihan calon BPD sudah melaksanakan proses pemilihan tersebut berdasarkan Permendagri nomor 110 tahun 2016. Oleh sebab itu, menurut Gunawan, penetapan calon BPD terpilih sudah sesuai dengan aturan.

Terkait dalam penetapan calon terpilih tidak menyertakan keterwakilan Perempuan dirinya mengatakan, keputusan tersebut di ambil berdasarkan hasil kesepakatan panitia dengan seluruh calon BPD dan di tuangkan dalam tata tertib pemilihan calon BPD, Gunawan meyebutkan dalam tata tertib disebutkan, calon BPD yang terpilih di tetapkan berdasarkan suara terbanyak.

“Dari 15 calon BPD ada 5 orang yang memperoleh suara terbanyak dan semuanya laki-laki sudah kami tetapkan sebagai calon BPD terpilih,” ungkap Gunawan.

Saat di tanya kenapa tidak menyertakan keterwakilan perempuan? Gunawan berdalih keputusan tersebut di tetapkan berdasarkan kesepakatan, padahal jelas kesepakatan itu juga harus berkiblat kepada aturan yaitu, Permendagri nomor 110 tahun 2016 tentang BPD. Oleh karena itu, keputusan yang dilakukan oleh panitia pemilihan calon BPD desa muara payang di duga telah bertentangan dengan Permendagri nomor 110 Pasal 8 Ayat 1, 2 dan Ayat 3, dan juga panita patut di duga dalam melaksanakan proses pemilihan calon BPD Desa Muara Payang terkesan mengabaikan aturan.

Kemudian, saat awak media menanyakan keberadaan tata tertib dan berita acara yang sudah di sepakati, sala satu anggota Panitia yang mendampingi gunawan menerangkan, demi keamanan berkas berita acara di simpan di rumah Ketua Panitia.

Dikutif dari Permendagri nomor 110 tahun 2016 tentang BPD, Pasal 6 Pengisian anggota BPD, dilakukan melalui : a. Pengisian berdasarkan keterwakilan wilayah; dan b. Pengisian berdasarkan keterwakilan perempuan.

Pasal 8, Ayat 1. Pengisian anggota BPD berdasarkan keterwakilan perempuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 6 huruf b dilakukan untuk memilih 1 (satu) orang perempuan sebagai anggota BPD. Ayat 2. Wakil perempuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah perempuan warga desa yang memenuhi syarat calon anggota BPD serta memiliki kemampuan dalam menyuarakan dan memperjuangan kepentingan perempuan. Ayat 3. Pemilihan unsur wakil perempuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh perempuan warga desa yang memiliki hak pilih.(Toni)

Editor :Redaksi

Bagikan Ini :