Air Dan Tanah Prosesi Adat Provinsi Bengkulu Akan Tiba Di Pulau Kalimantan

Kota Bengkulu, ramaonline.co– Bengkulu salah satu 34 Provinsi yang ada di Indonesia. Presiden Joko Widodo mengintruksikan setiap Provinsi untuk mengirim air dan tanah untuk dibawah ke ibu kota negara (IKN) baru di Kalimantan Timur. Pemerintah Provinsi Bengkulu melakukan pengambilan air dan tanah secara prosesi adat yang dilaksanakan oleh Ketua BMA (Badan Musyawara Adat) Provinsi  Bengkulu Drs. H.S. Effendi, MS, Jum’at (11/03).Turut hadir juga pada acara prosesi adat tersebut Asisten 1 bagian Kesejahteraan Msyarakat Khairil Anwar, Kepala Dinas Pariswisata Provinsi Bengkulu Almidianto, Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu Nuzuludin, serta tamu undangan lainnya.
Pengambilan air di dua lokasi, yang pertama untuk air terbuka di Danau Dendam Tak Sudah sebanyak 1 liter. Pengambilan air di Danau Dendam Tak Sudah ini dibagian agak ketengah danau dengan pertimbangan supaya diproleh air yang bersih.
Setelah rombongan selesai mengambil air di tengah danau seara prosesi adat mereka kembali ke tepian. Ketua BMA Kota Bengkulu Drs. H.S. Effendi,MS memasukan air tersebut kedalam gelita (botol leher panjang. Kemudian rombongan bergegas menuju rumah pengasingan Bung Karno. Air tertutup diambil di sumur rumah pengasingan Bung Karno di Kelurahan Anggut sebanyak 1 liter. Bung Karno adalah sapaan Ir. Soekarno, presiden pertama Indonesia. Beliou jugalah sejak dari dulu yang mengusulkan agar ibu kota Negara sebaiknya di pulau Kalimantan..
Setelah selesai pengabilan air dilanjutkan dengan pengambilan bagian tanah di Balai Raya Semarak. Tanah diambil di halaman depan Gedung Daerah. Air dan tanah ini kemudian diserahkan oleh Ketua BMA kepada pihak Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu dalam hal ini Asisten I , Khairil Anwar.”Diterima kemudian akan kita satukan dengan tanah 34 Provinsi yang ada di Indonesia. Kemudian nanti juga diserahkan air 34 Provinsi termasuk Bengkulu untuk nanti disatukan di Ibu Kota Negara baru oleh Bapak Presiden Joko Widodo” papar Khairil.


Sebelum penyerahan botol air Ketua BMA menjelaskan beberapa arti di botol gelita yang berisi air tersebut.”Ini bunga Rafflesia lambang Provinsi Bengkulu, Hurup warna biru juga bertuliskan Bengkulu. Warna kuning keemasan artinya melambangkan kenegaraan, kebesaran, kerajaan. Warna merah tentu berani, biru dan hijau ini kemakmuran. Dan diberi tutup yang spesial namanya tutup gabus”jelasnya.

Air dan tanah ini dititip atau ditidurkan dulu di gedung daerah sebelum dibawah ke ibu kota negara (IKN) di Kalimantan Timur. (Hr Adv)

Bagikan Ini :