BIMDA Bengkulu Buka Gerai Vaksinasi di Kantor Pos Bengkulu Selatan

Bengkulu Selatan |Ramaonline.co

“Badan Intelejen Negara Daerah (BINDA) Bengkulu terus menggencarkan vaksinasi Covid-19. Kali ini BINDA Bengkulu bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Bengkulu Selatan dan Kantor Cabang Pembantu Pos Manna membuka layanan vaksinasi.

Gerai vaksinasi dibuka di Halaman Kantor Cabang Pembantu Pos Manna Kamis (13/4/2020). Vaksinasi terbukan untuk masyarakat umum, baik vaksinasi primer dosis pertama dan kedua, serta vaksinasi booster.

Sasaran utama kegiatan vaksinasi ini adalah masyarakat yang tercatat sebagai penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng. Di Bengkulu Selatan sendiri tercatat sebanyak 14.222 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Kepala Badan Intelejen Negara Daerah Bengkulu, Zulkarnain melalui Korwil II Binda Bengkuli, Yusrizal menyebut kegiatan vaksinasi ini bertujuan untuk mendukung capaian vaksinasi di Bengkulu Selatan.

“Kegiatan ini untuk mempermudah akses masyarakat untuk mendapatkan vaksin. Khususnya masyarakat penerima BLT Minyak Goreng. Yang belum divaksin, baik dosis pertama, kedua ataupun booster bisa disuntik vaksin di gerai yang sudah kita sediakan,” jelas Yusrizal.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Bengkulu Selatan, Didi Ruslan mengaku akan meminta penambahan vaksin untuk mencegah terjadinya kekurang vaksin.

“Untuk kegiatan vaksinasi di Kantor Pos ini kami menyiapkan 14 ribu dosis,” ujar Didi Ruslan.

Dalam mendukung pembagian BLT minyak goreng dan percepatan vaksinasi ini pula, menurut Didi Ruslan, pihaknya akan menurunkan 7 tim vaksinator. Yang tersebar di lima titik Kantor Pos.

Yakni KCP Pos Manna didukung vaksinator dari PKM Pasar Manna, PKM M.Taha dan Tim RSUD Hasanuddin Damrah. KCP Pos Kelutum didukung PKM Pino Raya. KCP Pos Pino didukung PKM Pino Masat. KCP Pos Seginim didukung PKM Seginim. KCP Pos Kedurang didukung PKM Kedurang.

“Untuk mencegah terjadinya kekurangan vaksin, kami akan meminta tambahan stok vaksin sebanyak 12.000, sehingga vaksin yang disiapkan dalam pelaksanakaan BLT minyak goreng sebanyak kurang lebih 14.000 dosis,” demikian Didi Ruslan. (Toni)

Editor : Redaksi

Bagikan Ini :