Sidak Ke Dinas Damkar, Komisi II Berjanji Perjuangkan Kenaikan Gaji PTT

Kota Bengkulu, ramaonline.co – Komisi II DPRD Kota Bengkulu beserta rombongan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) Ke Dinas Pemadam Kebakaran(Damkar) Kota Bengkulu, Selasa (29/03). Sidak dipimpin oleh Ketua Komisi II Nuzuludin, SE. Turut ikut juga anggota Komisi II Aryono Gumay, Sudisman, Iswandi Ruslan, dan Romny Tobing.
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bengkulu memiliki 212 orang pegawai tidak tetap (PTT). Mereka selama ini memproleh honor sebesar Rp.1,5 juta/bulan.
Menurut Ketua Komisi II Nuuludin gaji segitu sanggat tidak layak dibanding resiko yang mereka tangung saat bertugas di lapangan melakukan pemadaman kebakaran.
“Kita harus pikirkan kesejahteraan mereka, karena perkerjaan sangat berat. Memadamkan api serta penyelamatan. Kita perjuangkan tahun anggaran 2023, honor mereka akan ditambah,” papar Nuzuludin.
Pihaknya meminta agar Dinas Damkar, dapat menyampaikan usulan tersebuit ke badan Anggaran (Banggar) sehingga bisa diperjuangkan pada saat pembahasan .
“Untuk besarannya akan kita kaji bersama, harapan kita dengan adanya peningkatan kesejahteraan juga ada peningkatan kinerja dari mereka,” paparnya.
Dari Sidak tersebut juga ditemukan perlengkapan baju tahan api yang sudah rusak sehingga fungsinya tidak maksimal saat digunakan.Bahkan karena kurangnya perhatian,ada beberapa PTT yang terpaksa membeli sendiri baju tahan api tersebut menggunakan uang pribadi.
“Hasil kunjungan ini kita sudah mencatat hal yang harus diperjuangkan dalam anggaran. Karena, Damkar ini memiliki peran yang sangat penting untuk mengatasi bencana kebakaran di kota Bengkulu,”tandasnya.
Mengenai besaran kenaikan, Anggota Komisi II DPRD, Ariyono Gumay memberi gambaran. PTT di Dinas Kominfo, seseorang dengan sertifikat wartawan, dapat digaji Rp 2,5 juta/bulan. Ini dapat dijadikan gambaran kenaikan honor PTT di Dinas Damkar
“PTT di Damkar ini rata-rata keahliannya sudah bersertifikasi, maka dia harus disamakan minimal Rp 2,5 juta,” tegas Ariyono.Sementara itu, Kepala Dinas Damkar Kota Bengkulu, Yuliansyah mengakui bahwa pemerintah kota sudah cukup memberikan perhatian terutama di bidang sarana.
Hanya saja belum seluruhnya karena tergantung dengan kondisi anggaran daerah. Apalagi banyak program inovasi yang harus dipenuhi untuk mewujudkan Kota Bengkulu bahagia.
“Dengan perhatian anggota dewan mudah – mudahan petugas kami sebanyak 212 PTT, kesejahteraan lebih meningkat lagi. Alhamdullilah, selama ini pimpinan kita sudah cukup memberikan perhatian. Karena, selain Gaji PTT, juga ada namanya tunjangan risiko kerja,” papar Yuliansyah. (Adv/heri

Bagikan Ini :