Fenomena Cakades di Mukomuko, “dari Politisi, Aktivis, Pengusaha hingga Jurnalis”

MUKOMUKO METROPOLIS-Ramaonline.co…Ada yang menarik dari momentum Pilkades serentak diKabupaten Mukomuko yang akan diselenggarakan Bulan depan Tahun 2021 ini, Fenomena yang terjadi tidak seperti Tahun-tahun sebelumnya, Biasanya cakades hanya didominasi oleh orang-orang biasa dari desa setempat, paling hanya Tokoh-Tokoh Desa, Pengusaha Lokal DiDesa dan Tokoh-tokoh muda didesanya yang dianggap potensial.

Berbeda kali ini, dari hasil Investigasi Media ini dilapangan justru yang lebih banyak ikut berkopetisi pada momen Pilkades serentak kali ini justru dinominasi dari kaum-kaum Intlektual, Mulai dari Politisi, Mantan Calon legislatif, Para Aktivis, Pengusaha hingga terlihat ada beberapa orang Jurnalis (Wartawan) yang juga turut ikut berpartisipasi dalam mencalonkan diri pada Pilkades serentak ini.

Sebut sajalah H, Seorang Aktivis kawakan yang malang melintang didunia demonstran dari mulai kampus hingga kejalan, yang beberapa tahun ini Kembali ketanah kelahirannya untuk mengabdi kali ini beliau maju pada Pilkades disalah satu Desa diKecamatan Air Rami, dengan alasan ingin mengabdi dan Bersama-sama Masyarakat untuk membangun Desanya agar lebih Makmur dan bermartabat dengan bermodalkan pengalaman yang ia miliki selama ini.

Dengan melihat fenomena banyaknya para tokoh Intlektual maju pada Pilkades ini, Menurut salah seorang Tokoh Masyarakat yang juga Politisi Patai PDI-P Kabupaten Mukomuko Dedi Kurniawan, S.Sos   yang akrab dipanggil Dedi maskur ini,” Menurut saya ini adalah semacam angin segar buat kita, Artinya Kawan-kawan dan saudara-saudara kita sudah mulai tumbuh kesadaran mereka untuk Kembali membangun Daerahnya masing-masing, dengan pengalaman dan ilmu yang mereka dapat kan diluar sana mereka bawa pulang kemudian mereka praktekkan bersama-sama Masyarakat untuk membangun Desa nya,

Lanjut Dedi,” Saya berharap jangan pula kawan-kawan maju karena sesuatu yang menguntungkan untuk menjadi kades karena saat ini jadi kades menjanjikan secara ekonomi, dan saya juga berpesan, kalau terpilih jangan justru menjadi beban bagi Masyarakat, jangan pula sok menjadi Raja diDesa sendiri mentang-mentang kita berasal dari kaum cerdik pandai, Ciptakan sinergitas dan berikan pelayanan yang terbaik untuk Masyarakat, agar terciptanya perubahan yang diharapkan” Tutup Dedi.

 

Pewarta/Editor          : Arianto amp

 

Bagikan Ini :