Indikasi Replanting Dinas Pertanian Dikuasai Kontraktor Luar Daerah, Plt Kadis Pertanian katakan belum ada arahan

MUKOMUKO-RAMAONLINE.CO.ID – Kegiatan Replanting Tahap I di Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko tidak lama lagi akan segera dilaksanakan untuk Tahap I terdiri dari Kelompok Tani di Desa Setia Budi Kecamatan Teras Terunjam, Desa Bunga Tanjung Kecamatan Teramang Jaya dan di beberapa Desa di Kecamatan Air Manjunto.

Mayoritas petani banyak memberikan apresiasi atas kegiatan yang dilakukan oleh Dinas pertanian kabupaten Mukomuko ini, namun sayangnya, dalam teknis pelaksanaannya ada indikasi pelaksanaan kegiatan ini menggunakan rekanan pihak ketiga yang berasal dari luar Kabupaten Mukomuko, hal ini disampaikan oleh Ketua DPC LSM LIRA Kabupaten Mukomuko Salman Alfarisi, “Kita sangat menyayangkan Kalau memang benar ada Informasi kalau Kepala Bidang Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko menggunakan rekanan pihak ketiga yang mengerjakan pekerjaan replanting tersebut dari luar daerah Kabupaten Mukomuko.

” Kenapa Kabid Pertanian justru lebih memberdayakan rekanan pihak ketiga dari luar daerah dibandingkan memberdayakan pengusaha alat berat yang ada didaerah ini, dan lagi, Informasi yang kami peroleh, para kelompok tani mendapatkan tekanan dari Saudara Kabid Pertanian agar menyerahkan pekerjaan replanting kepada rekanan pihak ketiga dari luar daerah Mukomuko tersebut, Pertanyaan saya, apakah saudara kabid pertanian ini sudah berkoordinasi dengan Plt. Kepala Dinas dan Bupati atau belum? Kita minta kepada Plt. Kadis Pertanian dan Bupati untuk tegas dalam hal ini. Jika ini dibiarkan, takutnya program replanting ini akan gagal di Kabupaten Mukomuko”. ujar Salman.

Dilain tempat PLT Kadis Pertanian Apriyansyah, ST.MT  saat dimintai Klarifikasinya mengatakan ” Saya sudah melihat Posisi replanting ini, secara aturan memang tidak ada disini mengatur harus Dinas pelaksana yang merekomendasikan kontraktor untuk melaksanakan kegiatan itu, yang benar itu justru para kelompok tani itulah yang punya hak dan harus memilih dan menunjuk mitra kerjanya, cuman Dinas hanya memberi saran kepada kelompok tani untuk kontraktor yang ditunjuk sebagai mitranya terutama untuk alat berat harus memiliki sertifikat khusus, begitupun operator alat beratnya harus memiliki sertifikat juga, agar hasil yang kita dapat nanti memuaskan, dan mengenai isu yang berkembang itu, kemaren saya sudah ketemu Kabid yang bersangkutan, dan beliau mengatakan belum ada pembicaraan kita sampai kesitu, bahkan ini baru sebatas sosialisasi kepada kelompok Tani dan inipun baru mau dilakukan senin besok untuk lubuk pinang dan Air manjunto” tutup Apriansyah

Pewarta: Gemi JR

Penulis/Editor: Arianto amp

 

Bagikan Ini :