Kekurangan Anggaran Di KONI Untuk Keberangkatan Atlet Ke PON XX Papua Menjadi Tangung Jawab Dispora

Bengkulu, Ramaonline.co – Provinsi Bengkulu Mengirim 67 orang kontingen ke Papua dalam rangka mengikuti ajang nasional PON XX. Mekanisme pengiriman secara bertahap sejak Tanggal 22 September 2021 mengingat daya tampung atlet yang tersedia di Papua terbatas dan biaya nginap serta akomodasi ditangung oleh panitia. Kepala Dinas Pemudah dan Olah Raga Provinsi Bengkulu Atisar Sulaiman saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (27/09) memaparkan bahwa dari 67 orang kontingen tersebut terdiri dari 28 orang atlet, 16 orang pelatih, dan sisanya scurity, pendamping dan dokter. “Atlet yang kita kirim ke Papua 28 orang dan 16 orang pelatih. Kalau kontingen secara keseluruhan berjumlah 67 orang termasuk security, pendamping, dan dokter. Berangkatk sesuai dengan jadwal pertandingan, misalnya yang bertanding pada Tanggal 1 maka Tanggal 7 mungkin sudah bisa pulang” paparnya. Atisar juga menjelaskan total anggaran selama 1 tahun di KONI Bengkulu untuk mengikuti PON XX. “Anggaran yang disediakan untuk KONI secara keseluruhan sebesar 4 M untuk 1 tahun. Anggaran pelatdah (pelatih daerah ) dan bantuan cabor (cabang olah raga) di angka 1,4 M. Anggaran keberangkatan atlet diangka 1,3 M, namun menurut KONI anggaran tersebut tidak cukup untuk keberangkatan karena atlet butuh baju kontingen, terus harus dikawal oleh keamanan, dikawal oleh dokter,terus ada messesnya juga termasuk persediaan obat-obatan, dan ada pendamping dari Dispora. Nah sehubungan dengan itu karena anggaran 1,3 M di KONI kurang maka Dispora juga menyediakan anggaran untuk baju kontingen, keamanan, dokter dan obat-obatan, messes, dan termasuk beberapa orang pendamping. Jadi publik jangan salah, kok baju kontingen dibeli oleh Dispora? Bukan anggaran KONI, itu anggaran Dispora” paparnya (Hr)

Bagikan Ini :