Launching gerakan Tanaman Sayur Bupati Gusnan Mulyadi untuk Ciptakan progaram Ketahan Pangan

Bengkulu Selatan |Ramaonline.co

“Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulayadi melaunching Gerakan Tanam Sayur dan Penyerahan Bantuan Bibit sayuran di Desa Padang Jawi Kecamata Bunga Mas.
Sabtu, ( 10/09/22).

Tujuan dari gerakan tanam ini untuk memunculkan peran serta masyarakat dalam pemanfaatan lahan pekarangan untuk ketahanan pangan keluarga.
Dengan memanfaatkan lahan pekarangan, masyarakat bisa mewujudkan kemandirian pangan keluarga karena tidak perlu lagi membeli sayur mayur karena sudah tersedia di pekarangan rumah,” Imbuhnya.

“Bupati Gusnan Mulyadi menyakini gerakan yang sederhana ini mudah dilakukan oleh semua keluarga di pekarangan rumah masing- masing. Namun memiliki dampak yang luar biasa dalam upaya mengantisipasi krisis global dan menjaga ketahanan pangan. “Ketahanan pangan nasional bermula dari ketahanan pangan keluarga”.

Kepala Dinas Ketahanan Kabupaten Bengkulu Selatan bapak Iskandar dalam sambutannya, mengatakan

“sasaran gerakan tanam ini adalah kelompok wanita tani, TP PKK/Dasa Wisma, kelompok pengajian, Karang Taruna, Remaja Masjid, Ibu Rumah Tangga, tokoh adat, tokoh masyarakat dan masyarakat umum. Komoditas yang diberikan ada beberapa jenis seperti bibit pepaya, benih cabe, kangkung, terong, timun, bayam, dan tomat.

”Ucapan terima kasih camat Bunga Mas Tan Zaral kepada Bupati Bengkulu Selatan yang telah hadir pada acara penanaman kebun percontohan di kecamatan Bunga Mas sekaligus menandai bahwa di kecamatan ini bebas dari hewan ternak yang dilepasliarkan dan ucapan terima kasih camat kepada masyarakat Bunga Mas atas kerjasama dan bantuan sehingga terselenggaranya kegiatan Gerakan Tanam Sayur ini,” tuturnya.

Bupati Bengkulu Selatan menegaskan, ini adalah salah satu program Bengkulu Selatan Bangkit, Adil dan Sejahtera dengan cita BS. Apalagi pada masa sulit BBM naik saat ini, dan kita selalu berupaya membangkitkan perekonomian masyarakat.

“Saya selalu sampaikan kepada masyarakat untuk memanfaatkan lahan dan menanam sayur dan buah. Gerakan menanam sayur ini merupakan upaya mandiri ekonomi keluarga. Bisa di mulai dari keluarga kita dulu, jika setiap rumah menanam sayur diperkarangan rumah, saya yakin impian menuju Desa yang sejahetra akan terwujud, coba bapak ibu pikirikan jika kita menanam cabe 5 pohon saja setiap rumah bisa dibayangkan hasilnya atau paling tidak kita setiap keluarga tidak beli cabe lagi di pasar dan uang yang tadinya buat beli cabe bisa di belanjakan dengan kebutuhan lainnya, Kata Bupati Gusnan Mulyadi.( Toni)

Editor : Redaksi

Bagikan Ini :