PEMDES DESA DARAT SAWA ULU REALISASIAKN SARANA CUCI TANGAN MEMUTUS RANTAI COVID-19

’”Bengkulu SelatanRamaonline.co “Dengan melakukan giat  untuk memutus rantai virus  corona pencegahan penyebaran COVID-19, Pemerintahan Desa Darat Sawah Ulu Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan Provinsi Bengkulu, telah menganggarkan dana sebesar 10%, dari Dana Desa (DD). Dana tersebut setiap saat dapat berubah tergantung dengan situasi dan kondisi, yang ini.perkembangan Lock Down, COVID-19 yang di lakukan pemerintah disaat PANDEMI.

“Harlimim (Pjs)Desa Darat Sawah Ulu, yang didampingi Sekdes, Elly Elmawati dikantor Desa menjelaskan, Kepada Awak Midia Ramaomline.co Bengkulu Selatan, Dengan ini pemdes sudah menganggarkan dana Desa sebesar 10%, untuk pembelian galon sebanyak 238 buah, sabun sebanyak 238 buah, masker sebanyak 1050 buah, HT sebanyak 2 buah, barang-barang tersebut sudah dibagikan kesetiap rumah warga dan fasilitas umum, sedangkan HT ditempatkan di kantor Desa, sebagai alat komunikasi, sedangkan untuk makan minum para relawan sudah diberikan semenjak relawan tersebut sudah mendapatkan surat keputusan (SK), akan tetapi biaya tersebut masih terutang dikarenakan dana tahap pertama belum cair.

“Dengan,mengantisipasi COVID-19, kami pemdes sementara sudah mengganggarkan dana sebesar 10 % dari DD. Kami juga sudah mendirikan posko bencana dan melakukan penyemprotan disinfektan secara kontinyu pada setiap rumah warga serta fasilitas umum lainnya.p

jelas Pemdes Desa Darat Sawah Ulu, Harlimin bersama Sekdes  Elly Elmawati, pihaknya telah berupaya menganggarkan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat, sesuai dengan instruksi menteri Desa, PDT dan transmigrasi, sekarang dalam tahap pendataan warga yang benar – benar layak mendapatkan bantuan tersebut, jelasnya.

“Untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona kami pemdes akan selalu  mengikuti arahan dan petunjuk ,pemerintah seperti , jaga jarak, pakai masker apabila keluar rumah, jangan dulu keluar rumah apabila tidak penting, hindari berkerumun,keramaian, jaga diri ,kebersihan lingkungan sendiri dan apabila ada yang baru datang dari kota yang masuk Desa Darat Sawah Ulu, harus melakukan karantina mandiri dirumah selama 14 hari serta cek kesehatan dg petugas kesehatan”,itu yang kita lakukan sesuai anjutan. Ungkap”Harlimin.”

Sementara untuk  pembangunan fisik di Desa Darat Sawah Ulu, pada tahun 2020 ini,  di rencanakan, membangun pelapis tebing, pagar bumdes dan pagar PAUD, perencanaan awal ini bisa saja berubah karena pihak kita masih melihat situasi dan kondisi serta instruksi pemerintah, terkait bencana  wabah COVID-19″, jelas Pemdes. (Irhan)

Penulis :Redaksi

Ramaonline.co b/s

Bagikan Ini :