Pemdes Desa Keban Jati Salurkan Bantuan PKH dan BST Dari Pemerintah Ke Warga

Bengkulu Selatan |Ramaonline.co

“Pemdes Desa Keban Jati di Posko Covid  saat menyerahkan bantuan beras ke warga penerima PKH dan BST di hari yang sama tapi Orang atau warga  penerima bantuan berbeda sesuai dengan daptar yang ada dan tidak tumpang tindih yang mendaptkan bantuan tersebut.Desa keban Jati Kecamtan Air Nipis kabupaten Bengkulu Selatan kamis (29/07/2021).

“masyarakat penerima PKH”

Pemdes Desa Keban Jati memberikan batuan dari Pemerita berupa tambahan beras 10 kilo gram untuk keluarga penerima (PKH) program keluarga harapan dan Bantuan (BST) di Posko Covid Desa Setempat dihadiri (PJS) Herni Puspita m.Sari SE ,sekdes Yoga,besrta perangakat,ketua BPD Rudi Hartono,anggota,pendaping Desa lokal  Yoyo,Babinkantibmas Bripka Wily Sebagariang,berseta waraga setempat.

Tambahan bantuan  beras 10 Kg (kilo gram) ini diberikan seiring adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 hingga 20Agustus 2021 mendatang sebagai upaya pemerintah pusat dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19,dan jumlah masyarakat yang menerima bantuan ini berupah PKH berjumlah 20 Orang,BST  15 Orang”Terangnya”
“Poto : Masyarakat penerima BST

“Bantuan PKH,BST ini sebagai bentuk kehadiran pemerintah untuk meringankan beban KPM dalam memenuhi kebutuhan dasar hidupnya, terutama KPM yang terdampak PPKM ini,” dan jangan lupah warga harus selalu ikuti perinta protokol kesehatan sering cuci tangan,hidari kerumunan dan sering pakai masker,”kata”PJS Herni  saat memberikan sambutan.


“Seperti yang kita lihat sekarang, ada PKH Plus yang sasarannya para lanjut usia, kemudian bantuan beras PPKM dengan 10 kilo gram beras per orang. Ini sebagai bentuk kehadiran pemerintah mencarikan solusi bagi masyarakat terdampak,” lanjut PJS.”Herni”

PJS”Selalu berulang kali  meminta masyarakat untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan yang semula hanya 3 M saat ini bertambah menjadi 6 M, meliputi mencuci tangan di air mengalir, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas, dan menjaga tidak makan bersama.
Selain itu, dia berharap kepada masyarakat agar berdoa semoga wabah Covid-19 segera diangkat oleh Allah SWT supaya dapat melaksanakan aktivitas dengan lancar seperti semula.”Tutupnya”(An)

Penulis: Toni
Editor: Davi
Sumber: Ramaonline.co

Bagikan Ini :