Permintaan Dodi Sebagai DPRD Agar Dapat Diterapkan kembali Belajar Siswa Tatap Muka

Dewan Minta Kembali Terapkan Sekolah Tatap Muka

Anggota DPRD Bengkulu Selatan, Dodi Martian, S.Hut, MM

Dodi : Hal yang Dulu Tabu Harus Jadi Kebiasaan Baru

Bengkulu Selatan |Ramaonline.co

“Seorang Anggota DPRD Bengkulu Selatan, Dodi Martian, S.Hut MM meminta kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah kembali diterapkan. Pembelajaran daring yang diterapkan sejak pandemi Covid-19 dinilai tidak maksimal mendidik siswa. Materi pelajaran yang diberikan guru ke siswa tidak bisa diserap maksimal, karena siswa teralihkan ke aktivitas lain pada proses pembelajaran daring.

“Pembelajaran dengan cara daring tidak maksimal untuk memberikan materi pelajaran ke siswa. Justru siswa atau  murid lebih sering bermain game di HP mereka dari pada menyimak atau mengerjakan pelajaran sekolah,” ujar Dodi.

Dodi mengaku banyak menerima keluhan wali murid terkait sekolah daring. Selain materi pelajaran tidak sampai dengan maksimal ke siswa. Biaya pengeluaran orang tua siswa juga bertambah. Sebab banyak orang tua siswa mengikutikan anak kegiatan les atau belajar tambahan.

Hal itu jelas saja menambah biaya, sementara biaya sekolah tetap harus dipenuhi. “Orang tua siswa mengeluhkan sekolah daring. Mereka meminta agar sekolah tatap muka. Dengan pembelajaran tatap muka, siswa lebih maksimal menyerap materi pelajaran yang disampaikan guru,” ujar Dodi.

Politisi Golkar ini meminta pihak terkait dalam hal ini Dinas Dikbud dan Satgas Penanganan Covid-19 mencari cara aman dalam sekolah tatap muka agar dapat mencegah penyebaran Covid-19. Seperti sekolah tatap muka dilakukan dengan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Siswa dan guru wajib memakai masker, menjaga jarak, dan rutin mencuci tangan.

“Kalau menunggu sampai pandemi Covid-19 selesai sekolah tetap muka dilaksanakan, tentu tidak tahu sampai kapan, karena belum tahu kapan ini berakhir. Lebih baik kita menyesuaikan saja, seperti kata pak Presiden saat menyampaikan pidato kenegaraan di sidang paripurna HUT RI kemarin, sesuatu yang dulu kita anggap tabu, harus menjadi kebiasaan baru,” tutup Dodi. (Toni)

Editor : Redaksi

Bagikan Ini :