PESERTA PILKADA JANGAN MENARIK – MENARIK ASN UNTUK BERPOLITIK PRAKTIS

Bengkulu,  ramaonline – Gubernur Bengkulu, Dr. H. RohidinMersyah mengatakan,tugas pokok pemerintah bagaimana mempasilitasi memberikan support agar penyelenggaraan pemilu ini berjalan dengan baik dan produktif,agar pengawasan betul-betul efektif bawaslu kabupaten/kota dan Provinsi Bengkulu bersama-sama berkolaborasi. Tidak akan efektif fungsi pengawasan itu dijalankan kalau tidak ada instrument regulasinya saranapasarana pendukung yang cukup dan terpenuhi ujarRohidin “.

Masih menurut Gubernur, dalam sisi penganggaran kita sudah siapkan agar bawaslu bisa bekerja dengan baik untuk fungsi pengawasan,pengawasan itu berjalan dengan bagus kalau sdm nya tidak kapabel tidak akan berjalan dengan baik. Jangan sampai salah memahami aturan terkadang akan menimbulkan masalah persoalan liputan akhirnya ada pihak-pihak tertentu yang merasa tidak adil diperlakukan inilah yang akan menjadi pemicu timbulanya konflik persoalan pilkada itu. tutupRohidin.”

Sementara itu Ketua Bawaslu RI, Abhan,S.H,. MH ketika memberikan kata sambutannya mengatakan,kesuksesanPemilu 2019 adalah berkat sinergitas seluruh komponen bangsa Indonesia khususnya di ProvinsiBengkulu,artinya kesuksesan Pemilu 2019 harus kita ulang mensukseskan pilkada 2020. Ditahun 2015 ada 269 saat ini ada 270 daerah yang melaksanakan pilkada termasuk Provinsi Bengkulu 9 Provinsi selebihnya 271 Kabupaten/Kota.

Diantara 270 Pilkada Bengkulu termasuk diantaranya melaksanakan Pilkada Gubernur dan selebihnya Pilkada ditingkat Kabupaten,melalui forum ini dirinya mengajak untuk bersinergi bagaimana kita bersama-sama untuk mensukseskan Pilkada 2020 ini. Tentu untuk bisa mencapai kesuksesan Pilkada ini dibutuhkan komitmen bersama, terutama komitmen integritas,komitmen untuk taat dan patuh kepada aturan yang ada. Karena posisi Bawaslu ini sebagai Wasit maka harapan kami komponen bangsa untuk taat dan patuh kepada aturan yang ada. Termasuk peserta Pilkada jangan menarik-narik Aparatur Sipil Negara ( ASN ) untuk berpolitik praktis.

Tiga komponen pokok untuk bisa terwujudnya Pilkada ini bisa luber,judir,dan terintegritas,pertama adalah komitmen integritas penyelenggara itu sendiri penyelenggara sesuai dengan undang-undang yang ada KPU ada Bawaslu dan ada DKPP. Ketiga badan ini harus punya komitmen integritas,mulai dari KPU Pusat RI sampai pada nanti petugas KPPS,sama juga petugas Bawaslu mulai dari Pusat sampai pengawas di TPS harus punya komitmen integritas ujarAbhan. Tanda dimulainya Launching Pengawas Pilkada Tahun 2020 Provinsi Bengkulu ditandai dengan pemukulan dol oleh Ketua Bawaslu RI,Gubernur Bengkulu, Waka Polda Bengkulu,Danrem 041 Gamas,Kajati Bengkulu,Ketua KPU Provinsi Bengkulu serta Ketua Baswalu Provinsi Bengkulu dan undangan lainnya.” Adv/Budi R.”

Bagikan Ini :