Poling kita, “Basyarudin Akhmad” Peringkat teratas, dibayangi tiga kompetitor kuat

Palembang-Ramaonline.co…Persaingan menuju Bakal calon wali kota Palembang semakin hari semakin memanas, hasil terbaru per hari ini Sabtu (03/09) dari hasil poling yang dilakukan berbagai responden menempatkan posisi Basyarudin Akhmad diperingkat teratas yang dibayangi oleh tiga nama yakni Ratu Dewa, Fitrianti Agustinda dan Ahmad Zulinto sebagai bakal calon wali Kota dari unsur Birokrat dan mantan Birokrat yang akan berlaga di bursa pencalonan Walikota 2024 mendatang.

Genderang perang sepertinya sudah mulai bergemuruh ditabuhkan dari setiap Tim Pemenangan Bakal calon wali kota yang akan memperebutkan Palembang satu, walaupun pilkada walikota Palembang masih menyisakan waktu dua Tahun kedepan. Persaingan ini semakin hari bakal diperkirakan semakin seru, sebab terpantau dari hasil investigasi Media ini dilapangan terdapat dari berbagai unsur yang akan berkompetisi dalam perhelatan akbar lima Tahunan ini, seperti unsur Birokrat aktif, Mantan Birokrat, Politisi, Pengusaha hingga aktivis sosial yang akan meramaikan Pilkada serentak Walikota dan wakil Walikota Palembang November 2024 ini.

Hasil Penulusuran Ramaonline.co baru-baru ini, ada sejumlah nama dari unsur Birokrat dan mantan Birokrat yang digadang-gadangkan berpotensi akan maju seperti Basyarudin Akhmad, Ihkwanuddin, Aris saputra, Edison, Ahmad Zulinto, Nasrun Umar, Fitrianti Agustinda, Ikhwansyah, Ratu Dewa dan Permana. 

 

Masyarakat kota Palembang yang dinominasi oleh pemilih menengah keatas (berfikir maju) menghendaki kedepan Kota Palembang dipimpin oleh seorang Visioner yang memiliki konsep pembangunan yang jelas, memiliki wawasan yang luas dan mampu mendesain semua aspek menjadi sebuah tatanan yang bermanfaat untuk semua Masyarakat kota Palembang secara menyeluruh, hal ini disampaikan oleh salah seorang Tokoh masyarakat yang juga adalah ketua salah satu Lembaga Sosial Masyarakat Ponco Darmono,

 

“Sudah saatnya Kota Palembang hari ini berbenah dari berbagai kekurangan, kita ini adalah kota besar metropolitannya Sumatera dan kota yang paling tua diNusantara ini, malu kita, disana sini masih terlihat kumuh tak beraturan, tata Kelola kota yang terlihat tak terkonsep dengan baik, Banjir dimana mana tempat seperti tak terurus, sampah berserakan, jujur saja untungnya kita ini dibantu total oleh Pemerintah provinsi kalau tidak waduh, susah saya menceritakannya,” tutup Ponco.

 

Pewarta/Editor: arie80 

Bagikan Ini :