Rakorda Baznas Se-Provinsi Bengkulu Untuk Memperkuat Kelembagaan dan Harmonisasi Hubungan Dalam Rangka Mengentaskan Kemiskinan

Bengkulu, ramaonline.co – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Bengkulu mengelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda), Senin (19/09/22) s/d selesai bertempat di Mercure Hotel. Hadir pada acara tersebut Wakil Ketua Baznas RI H. Mokhamad Mahdum, Ketua Baznas Provinsi Bengkulu Dr. Fazrul Hamidy, SH, MH beserta jajarannya, Gubernur Bengkulu yang diwakili oleh Sekretaris Daerah H. Hamka Sabri, serta para tamu undangan lainnya.
Ketua Baznas Provinsi Bengkulu Fazrul Hamidy dalam sambutannya mengajak seluruh peserta Rakorda untuk memperkuat kelembagaan di masing-masing daerah, hal ini penting karena Baznas sebagai lembaga negara non struktural dapat menjembatani orang kaya dan orang miskin. Mengingat Angka kemiskinan di Provinsi Bengkulu mencapai > 14 %, menduduki urutan ke-2 Provinsi tersmiskin di pulau Sumatera. “Saya mengharapkan setelah pelaksanaan Rakorda ini adanya peningkatan kinerja, oleh karena itu perlu adanya penguatan kelembagaan dan menjaga keharmonisan hubungan dengan kepala daerah. Kita ingin program Baznas untuk mengentaskan kemiskinan benar-benar terwujud, tidak hanya dimulut saja Baznas ini merupakan satu-satunya lembaga membantu Pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan. Kita tahu kemiskinan di Provinsi Bengkulu mencapai 14 persen lebih, nomor 2 termiskin di Sumatera, lebih parah lagi dari 14 persen tersebut terdapat 4 persen miskin ekstrem. Melalui Baznas ini ada kolaborasi program dengan pemerintah daerah untuk mengentaskan kemiskinan tersebut. Kalau wakil Presiden mengatakan bahwa tahun 2024 tidak ada lagi kemiskinan di Indonesia maka pada kesempatan ini saya mengajak kita semua mari kita berjalan diatas orbit yang sama, niatnya ketika kita mencalonkan diri menjadi Pimpinan Baznas, bahwa kita siap untuk mewakapkan semua potensi termasuk tenaga kita kepada Bangsa dan Negara. Mudah-mudahan kalau niat kita tulus dan selalu melakukan yang terbaik melalui Baznas Insya Allah kebaikan tersebut akan dibalas oleh Allah” paparnya.
Fazrul juga menambahkan bahwa pentingnya harmonisasi hubungan antar lembaga dan Kepala Daerah. keharmonisan hubungan antar lembaga terutama Kepala Daerah perlu dijaga mengingat zakat di Provinsi Bengkulu berasal dari 80 – 90% dari ASN “Masih banyak pikiran kita secara pragmatis dan praktis tentang hubungan kelembagaan Baznas dengan Pemerintah Daerah, ada yang harmonis dan ada yang tidak harmonis. Baznas tidak boleh memecah hubungan Kepala Daerah dengan Wakil Kepala Daerah. Antara Kepala Daerah dan wakil Kepala Daerah itu sama memperlakukan Baznas begitu juga sebaliknya. Harus dijaga betul hubungan kita dengan Kepala Daerah karena bagaimanapun Zakat di Provinsi Bengkulu ini berasal dari 80 – 90% dari ASN” tambah Fazrul (Hr)

Bagikan Ini :