Rifa’i wabup kunjungi BPTD wilaya VI Bengkulu dan Lampung Optimalkan PAD Ranmor

Wakil Bupati Bengkulu Selatan Rifai Tajuddin mendorong percepatan daerahnya memiliki alat uji kendaraan bermotor. Terlebih, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) sejak tanggal 1 Januari 2021 mewajibkan pengujian kendaraan bermotor (ranmor) di tiap daerah mempergunakan Sistem Blue (Bukti Lulus Uji Elektronik) dengan alat uji kendaraan yang sudah terakreditasi.

Menurut Rifai, dengan beroperasinya alat uji itu di BS, akan memudahkan masyarakat. Pasalnya masyarakat tidak perlu lagi melakukan pengujian kendaraannya di tempat lain. Selain itu, akan berimbas pada kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) BS. Masyarakat bisa memanfaatkannya sehingga jasa pelayanan akan masuk ke daerah.

“Hal itu dikatakan Wabup Rifai saat meninjau BPTD wilayah VI Bengkulu dan Lampung, Jum’at (28/1/2022). Kendala saat ini, kata wabup, warga pemilik kendaraan bermotor, hanya bisa mendapatkan rujukan saja saat uji kendaraan.

Wabup memastikan, jika Muo sudah rampung dalam waktu dekat sarana alat uji ranmor telah beroperasi dan akan memudahkan warga BS pemilik kendaraan bermotor.

“Mudah-mudahan bulan depan sudah beroperasi, Jadi tidak perlu lagi uji di daerah lain cukup di daerah sendiri,” jelasnya.

Ia juga optimis, hal itu akan menambah PAD Bengkulu Selatan.

“Akan sangat bermanfaat. Dari sisi waktu sangat lebih cepat karena seluruh proses di daerah sendiri. Juga yang tak kalah penting ada pemasukan bagi PAD kita,” imbuhnya.(Toni)

Editor :Redaksi

 

Bagikan Ini :