Seirama BUMN, SIG dan Tim Fasilitasi BP2BT Sumsel lakukan MOU,” Ir. Basyaruddin” berikan Apresiasi

Sumselmetropolis-ramaonline.co…Dalam menggalakan Penerapan Pembangunan ramah lingkungan Pemerintah saat ini gencar melakukan berbagai terobosan-terobosan guna menjawab semua tantangan kedepan, salah satunya adalah dengan melakukan Kerjasama dengan berbagai Perusahaan Nasional.

Diketahui baru-baru ini dalam pembukaan Webinar kementerian PUPR dan SIG Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erich Tohir mengapresiasi Langkah Kolaborasi Strategis yang dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan PT Semen Indonesia (SIG) untuk melakukan Kerjasama dengan pemanfaatan semen non Ordinary Portland Cement (OPC) dan solusi teknologi dalam pembangunan rumah yang juga menggunakan teknologi dinding monolitik, dengan hanya membuat satu rumah dalam satu minggu.

“Langkah yang dilakukan oleh SIG dan Kementerian PUPR ini sejalan dengan Program Transformasi yang terjadi ditubuh Kementerian BUMN, SIG dinilai mampu merealisasikan Transformasi diberbagai Aspek, terutama dalam mendorong Pemanfaatan Produk, Pengembangan, dan Konstruksi ramah Lingkungan,” Ujar Erich Tohir.

Langkah Strategis serupa juga dilakukan oleh Tim Fasilitasi Program Rumah Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) Sumatera Selatan dengan PT Semen Indonesia (Persero) TBK (SIG) bersinergi pada pemanfaatan teknologi rumah metode cetak one day one home (DynaHome).

Penandatangan Nota Kesepahaman (MOU) Penggunaan Teknologi Rumah Monolitik ini dilakukan oleh Direktur Marketing dan Supplay Chain SIG Adi Munandir dan Ketua Tim Fasilitasi BP2BT dan Green Housing Sumsel J Rianthoni Nata Kesuma yang disaksikan langsung oleh Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur dan Pe kerjaan Umum dan Perumahan Herry Trisaputra Zuna.

Dalam kesempatan ini Direktur Marketing dan Supplay Chain SIG, Adi Munandir menyatakan,” Kami berharap dengan dilakukan MOU ini akan mampu menjadi salah satu solusi dari SIG untuk pemenuhan target Pembangunan rumah bagi Masyarakat, serta Inovasi dan Solusi DynaHome ini juga akan digunakan untuk Program percepatan Pembangunan Perumahan di Sumatera selatan,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Tim Fasilitasi BP2BT dan Green Housing Sumsel J Rianthoni Nata Kesuma dalam wawancaranya menyampaikan,” Mudah-mudahan Kerjasama ini bisa diwujudkan sebagai Pilot project disumatera Selatan, serta MOU ini juga adalah bentuk upaya kami sebagai fasilitator bagi Masyarakat untuk mendapatkan Rumah dengan harga terjangkau, dan selanjutnya nanti kami akan mengkolaborasikan rumah DynaHome dengan Solar Cell, Septic tank komunal terintegrasi dengan rumah green housing yang telah dijajaki dan dalam proses sertifikasi.” tutur Rian.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Sumatera selatan Ir. Basyaruddin Akhmad, M.Sc  memberikan Apresiasi yang tinggi dengan dilakukannya Kerjasama antara Pihak SIG dan Tim Fasilitasi BP2BT Sumsel,” Dengan telah dilakukan MOU ini artinya tantangan bagi Masyarakat Sumsel untuk mendapatkan Rumah murah dan layak huni sudah berlahan terealisasi, saya atas Nama Pemerintah Daerah Sumatera Selatan mengucapkan terimakasih kepada semua pihak terutama kepada PT SIG dan Tim Fasilitasi BP2BT dan Green Housing yang telah membantu Pemerintah Daerah dalam penyediaan Rumah Murah untuk Masyarakat Sumatera Selatan, dan saya berharap Tim fasilitasi BP2BT teruslah berinovasi dan menciptakan Sinergitas dengan semua pihak, sehingga kedepan tidak ada lagi keluhan masyarakat khususnya soal rumah yang layak huni dengan harga yang terjangkau,” Tutup Basyar.

 

Pewarta/Editor: a2mp

 

Bagikan Ini :