SEKDA LAHAT APRESIASI DINAS PRKPP SOSIALISASIKAN RUMAH BAGHI

  • Whatsapp

LAHAT.RO//—-Cik Ujang SH Bupati Kabupaten Lahat Melalui Sekda Kabupaten Lahat Chandra,SH.,MM mengapresiasi Keberhasilan Pihak Kantor Dinas PRKPP Kabupaten Lahat atas Sosialisasi Aplikasi Rumah Baghi.
Hal ini di sampaikan Sekda secara langsung di hadapan para Instansi terkait saat menghadiri Launching aplikasi Rumah Baghi di halaman kantor Dinas PRKPP Kabupaten Lahat Kamis (27/10/2022).

Dalam sambutannya Sekda Kabupaten Lahat Chandra, SH, MH mengatakan, “Bahwa aplikasi rumah Baghi ini memang benar-benar diterapkan dan didukung oleh anggaran pemerintah jadi harapan kita dengan apa yang sudah terealisasi benar-benar dirasakan oleh masyarakat, rumah yang dulu tidak layak huni menjadi rumah layak huni ,” Ujar Chandra.

Selain itu dirinya juga menghimbau pada menerima manfaat agar dapat menceritakan pada warga Masyarakat Kabupaten Lahat bahwa pemerintah Kabupaten Lahat peduli terhadap warga yang ada di Kabupaten Lahat.

Sementara itu sebelumnya dalam laporannya Kepala Dinas Perumahan Rakyat kawasan permukiman dan pertanahan Kabupaten Lahat Limra Halipan,ST.MT mengatakan, Bahwa seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan kebutuhan akan informasi yang cepat tepat akurat dan akuntabel dinas Perumahan Rakyat kawasan permukiman dan pertanahan Kabupaten Lahat berupaya memberikan informasi tentang perumahan dan permukiman Melalui aplikasi sistem aplikasi rumah Baghi.

” Memang rumah baghi kita kenal memang rumah adat Kabupaten Lahat dan supaya mudah diingat dan juga ada kepanjangannya yaitu Bangun Hunian Indah dan nyaman ,

Lanjut Halipan, Aplikasi ini merupakan salah satu bukti akuntabilitas dinas Perumahan Rakyat kawasan permukiman dan pertanahan dalam mendukung program atau RPJMD Kabupaten Lahat guna mewujudkan perekonomian yang inklusif Mandiri dan berkelanjutan didukung kualitas serta produktivitas SDM yang berdaya saing dan inovatif.

” Untuk penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Lahat Tahun 2022 bersumber dari dana APBD dan APBN yang mendapat alokasi sebanyak 317 unit,Makanya kita upayakan dengan aplikasi ini berbagai pihak bisa mengakses data informasi rumah tidak layak huni karena selama ini menjadi hambatan kami banyak berbagai pihak yang mau membantu akan tetapi tidak data yang update tidak tersedia bahkan beberapa pihak sudah membantu tapi tidak terpublikasi ,” Tutup kadin prkpp ini.

Pewarta: Iwa

Editor: Ct80

  • Whatsapp

Pos terkait