Soal Penjarahan TBS, DPD PABDESI “ Dede Karnadi” TIM kita sudah berada dilapangan sejak Awal, Aktivis Luar jangan ciptakan opini yang menyesatkan

Mukomuko-ramaonline.co…Para Tokoh Masyarakat dan Pegiat Organisasi Kemasyarakatan di Kabupaten Mukomuko Mulai bersuara menanggapi viralnya kejadian penangkapan terhadap kelompok Masyarakat Desa yang terindikasi melakukan penjarahan masal TBS yang bukan milik mereka dan sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Mapolres Mukomuko beberapa hari yang lalu diketahui saat ini mereka diBackUp oleh beberapa oknum Lembaga Sosial dari luar wilayah Kabupaten Mukomuko.

Dalam wawancaranya melalui sambungan Telfon Koordinator Wilayah Dewan Pimpinan Daerah Perkumpulan Aparatur Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Korwil DPD PAPDESI) Kabupaten Mukomuko Dede Karnadi menghimbau agar semua pihak bijak dalam menyingkapi persoalan ini, sisi objektivitas yang berlandaskan pada Fakta hukum haruslah menjadi rujukan utama sebelum kita melakukan odvokasi atau melemparkan wacana ditengah Masyarakat melalui Media Sosial.

,” Tim kami PAPDESI dari awal kejadian ini sudah berada dilapangan guna melihat dan memantau secara langsung apa pokok persoalan yang sudah dan yang sedang terjadi berkenaan dengan ditangkapnya 40 org kelompok Masyarakat yang terindikasi telah melakukan penjarahan TBS milik salah satu Perusahaan yang ada di wilayah Kabupaten Mukomuko ini, dan berdasarkan informasi yang kami dapat dilapangan sampai hari ini adalah, Pihak Kepolisian yang diminta untuk membantu pengamanan di TKP sudah sangat Kooperatif, sejak awal dan jauh sebelum kejadian ini sudah beberapa kali pihak kepolisian yang ditugaskan disana telah memberikan himbauan untuk tidak melakukan pengambilan TBS yang bukan milik mereka, begitupun dalam bentuk pembinaan, terbukti sudah beberapa kali kelompok mereka ini ditangkap saat melakukan aksi pencurian kemudian dilepaskan kembali, dengan dasar dan pertimbangan mereka melakukannya untuk kebutuhan hidup dan dianggap belum paham soal hukum dan larangan mengenai penjarahan ini, tetapi yang terjadi adalah, bukannya mereka ini jera dan kemudian tidak melakukannya lagi, justru aksi pencurian dan penjarahan ini semakin berani dan semakin terorganisir mereka lakukan,

Lanjut Dede,” Kami dari Korwil DPD PABDESI Kabupaten Mukomuko sangat prihatin dengan musibah yang telah terjadi dan menimpa Saudara-saudara kita 40 orang Kelompok Masyarakat yang tertangkap tersebut, dan harapan kami hukum tetap ditegakkan oleh penegak hukum sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku, dan bagi teman-teman aktivis sosial yang notabenenya insan-insan Intlektual yang hari ini ikut melakukan Advokasi terhadap Masyarakat yang terpantau berasal dari luar Daerah, kami mengimbau agar benar-benar melihat persoalan ini dengan bijak dan jernih sesuai fakta dan mengetahui pokok persoalan yang terjadi, agar terbangun opini yang objektif, bukan justru tanpa dasar fakta hanya berdasarkan isu sepihak kawan-kawan malah mengiring opini yang menyesatkan bagi Masyarakat, sehingga terjadi kisruh kan kasihan Masyarakat juga, saling tunding dan pada akhirnya terjadi kekacauan didaerah ini, yang menjadi korban siapa nantinya? Tentunya Masyarakat kami disini juga yang kawan-kawan jadikan provokator sebagai garda terdepan untuk memprovokasi dan mengangkat isu yang tidak benar pada Masyarakat demi kepentingan kawan-kawan yang tidak kami kenal, yang tiba-tiba hadir dalam persoalan ini, dan saya yakin kalau semua nya sudah kacau kawan-kawan yang hari ini datang seperti Malaikat penolong akan cuci tangan,” Tutup Dede. 

 

Pewarta/Editor: Arie

Bagikan Ini :