Wakil Gubernur Bengkulu Dedy Ermansyah meminta Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) dapat selalu menjaga dan meningkatkan toleransi antar sesama umat beragama. Karena menurut Dedy, saat ini masalah toleransi masih menjadi salah satu problem terbesar di negara kita ini. “Kami berharap dari teman-teman HKBP untuk membantu pemerintah, baik itu secara pribadi maupun lembaga untuk dapat terus kita meningkatkan toleransi antar agama, antar sesama kita dan antar sesama warga Indoesia,” sampai Wagub Dedy Ermansyah, saat membuka secara resmi Sinode HKBP Distrik XV Sumbagsel, di hotel kawasan Pantai Panjang Bengkulu, Senin (8/2). Disamping itu, drinya berharap HKBP dapat menjadi tauladan bagi masyarakat Bengkulu melaui program strategis yang ditetapkan. Dengan program-program strategis yang akan dilahirkan melalui sinobe tersebut, kata Dedy, diharapkan mampu mewujudkan visi dan misi HKBP dalam partisipasi membangun negara dan bangsa ini. “HKBP harus bisa menjadi tauladan dimanapun berada bagi masyarakat sekitarnya. Selamat melaksanakan sinobe, semoga visi dan misi HKBP dapat terwujud antara lain dalam bentuk partisipasi seluruh anggota HKBP yang proaktif dalam berbangsa dan bernegara,” ujarnya. Sinobe atau sidang majelis gereja ini dihadiri Preases (Ketua ) HKBP Distrik XV Sumbagsel Pendeta Holoan Nainggolan, Kakanwil Kemenag Bengkulu, Wakajati dan Kapolres Kota Bengkulu serta diikuti peserta dari perwakilan gereja HKBP se- Sumbagsel.

BENGKULU, ramaonline.coGubernur Bengkulu Rohidin Mersyah akan memprioritaskan para Insan Pers Provinsi Bengkulu untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 tahap ke II.

Hal ini disampaikan Gubernur Rohidin usai mengikuti Hari Pers Nasional (HPN) Tingkat Provinsi Bengkulu Tahun 2021, yang juga dilanjutkan dengan Peringatan Hari Pers Nasional Secara Virtual bersama Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Selasa (9/2/2021) di Gedung Daerah Balai Raya Semarak Bengkulu.

“Kita coba duluan insan pers untuk tahap dua vaksinasi Covid-19 bagi yang berkenan. Kita dahulukan,” jelas Rohidin.

Ia meminta insan pers untuk segera didata bagi yang bersedia divaksin agar diketehui berapa jumlah untuk disiapkan vaksinasi tahap kedua.

Selanjutnya, pada momentum Hari Pers Nasional Tahun 2021 ini, Gubernur Rohidin berharap Pers kedepannya dapat lebih profesional dengan menyajikan pemberitaan – pemberitaan yang bermanfaat dan memberikan pencerahan bagi masyarakat.

“Tetap menjadi mitra kita, menjadi penerang, di samping itu juga menjadi penyejuk supaya suasana kita tenang, suasana kita nyaman dengan memberikan informasi. Kritik sangat boleh, asal kritik yang datanya benar sehingga memberikan rasa sehat dan menjadi penerang bagi masyarakat Bengkulu. Silakan saja sebanyak – banyaknya, tetapi jika yang disampaikan keliru pasti orang juga menterjemahkannya keliru,” papar Gubernur Rohidin.

Sejalan dengan Gubernur Rohidin, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bengkulu Zacky Antony, Hari Pers Nasional menjadi momentum untuk meningkatkan kompetensi wartawan dengan karya – karya jurnalistik terbaiknya khususnya di Provinsi Bengkulu.

“Dengan Hari Pers Nasional ini, rekan – rekan pers di Bengkulu itu semakin profesional dan semakin meningkatkan kompetensinya sehingga kita bisa menghasilkan karya – karya jurnalistik yang bermanfaat bagi masyarkat banyak,” harapnya.

Pihaknya pun mendorong para jurnalis untuk dapat mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW), yang dapat menjadi tolak ukur kompetensi yang dimiliki oleh rekan – rekan jurnalis.

“Kita terus mendorong Uji Kompetensi Wartawan terus berlanjut kita lakukan kepada rekan – rekan wartwan yang belum mengikuti uji kompetensi kita dorong supaya ikut uji kompetensi karena nanti akan bersertifikat dari dewan pers,” jelas Zacky. (rdks*)

 

sumber MC Prov.

Bagikan Ini :